Yayuk Umaya Penulis di www.milenialdigital.com

10 Strategi Digital Marketing Yang Bisa Kamu Terapkan Saat Pandemi COVID-19

3 min read

Memasarkan bisnis UMKM selama pandemi coronavirus adalah sebuah petualangan yang penuh dengan tantangan. Salah satu cara untuk membuat bisnis bertahan di tengah pandemi adalah dengan melakukan strategi marketing yang memanfaatkan platform online semaksimal mungkin. Menggunakan konsep strategi digital marketing yang tepat akan membantu membuat sebuah bisnis semakin berkembang dan dikenal banyak orang.

Melalui artikel ini,  kami ingin membantu UMKM untuk memberikan apa saja tips yang bisa diterapkan dalam strategi digital marketing selama masa pandemi. Berikut adalah 10 strategi digital marketing yang bisa kamu terapkan selama pandemi :

1. Pahami Tantangan yang Dihadapi Pelanggan Anda

Sebelum anda dapat memasarkan produk anda selama pandemi, anda harus dapat memahami dan mendefinisikan masalah yang dialami pelanggan anda. Ada 2 poin yang harus anda cermati, pertama beradaptasilah terlebih dahulu dengan masalah sebelum anda mencari solusi, kedua definisikan solusi dari pro dan cons yang harus anda alami.

 tantangan yang dihadapi pelanggan
tantangan yang dihadapi pelanggan

 

Setiap pilihan tentu ada resikonya, namun selama anda bisa mengkomunikasikan hal tersebut ke pelanggan anda, maka pelanggan anda juga akan mencoba memahami masalah yang anda alami dalam kondisi seperti saat ini.

Anda harus memahami tantangan dasar yang mungkin mempengaruhi strategi atau poin-poin yang ingin anda sampaikan di internet. Namun, kami merekomendasikan untuk mensurvei pelanggan anda sebaik mungkin sehingga anda dapat menghitung  dan mengidentifikasikan berapa banyak dari mereka yang berjuang di area tertentu. Setelah anda tahu masalah yang dihadapi pelanggan anda, anda dapat bekerja mundur untuk menciptakan strategi komunikasi pemasaran anda.

2. Pelajari Cara Berkomunikasi dengan Pelanggan Baru

 Anda mungkin perlu memutar kembali semua atau sebagian dari strategi bisnis anda agar tetap bertahan selama pandemi. Sebagai contoh kasus di Jakarta Selatan terdapat pengusaha yang sebelumnya menjadi penjahit, tetapi baru-baru ini beralih ke masker wajah manufaktur dan memproduksi APD.

Cara Berkomunikasi dengan Pelanggan Baru
Cara Berkomunikasi dengan Pelanggan Baru

Hal ini mungkin merupakan perubahan sementara. Tetapi mereka masih perlu mengubah strategi pemasaran dan komunikasi mereka ke rumah sakit dan pelanggan B2B, daripada berfokus pada konsumen yang biasanya mereka layani.

3. Segmentasikan Pelangganmu!

 Untuk memasarkan secara efektif kepada pelanggan, anda perlu membuat persona yang menggambarkan siapa mereka dan apa yang mereka butuhkan dari bisnis anda. Banyak perusahaan yang sudah memiliki karakteristik kepribadian pelanggan untuk memudahkan pemasaran dari produk.

segmentasi pelanggan
segmentasi pelanggan

 

Jadi pisahkan pelanggan anda menjadi beberapa kelompok dan gali masing-masing karakteristik mereka. Jangan hanya memikirkan info demografis, sertakan masalah spesifik yang mungkin dihadapi pelanggan anda.

Misalnya, beberapa pelanggan anda saat ini mungkin lebih sadar harga daripada yang lain karena kehilangan pekerjaan. Atau apakah pelanggan anda adalah karyawan yang tetap dapat melakukan aktivitas ekonomi walau semua sedang di masa yang sulit.

4. Komunikasikan Setiap Perubahan

Karena pandemi, banyak bisnis harus mengubah cara mereka berkomunikasi. Pengusaha harus awam cara menyampaikan produk atau layanan kepada pelanggan.

Komunikasikan Setiap Perubahan
Komunikasikan Setiap Perubahan

Apakah anda menawarkan produk baru, memberikan opsi pengiriman alternatif, atau mengubah jam atau ketersediaan anda, anda perlu membuat pesan itu jelas di semua saluran digital anda.

Ini memudahkan pelanggan untuk membeli produk anda dan menyesuaikan harapan mereka sehingga mereka tidak akan kecewa jika anda tidak bisa memberikan layanan yang pernah mereka alami sebelumnya.

5. Buat Konten yang Menarik untuk Pelanggan

Konten menarik akan membentuk sebuah ikatan personal antara pelanggan dan brand. Sehingga konten-konten yang dianggap menarik memiliki segmentasi pasar tersendiri ketika sedang dipasarkan.

content menarik untuk pelanggan
content menarik untuk pelanggan

Hal ini membuat beberapa bisnis kesulitan untuk mengkonversi penjualan, ketika tidak mengembangkan konten-konten menarik untuk memasarkan bisnisnya. Konten menarik juga bisa diciptakan dengan memberikan testimoni para pelanggan sebelumnya, atau mengikuti tren yang sedang terjadi di internet.

Untuk melakukan ini, anda perlu membuat konten yang tidak jauh dari produk anda, seingga dapat meyakinkan pelanggan mengapa produk anda layak untuk mereka dapatkan.

6. Memberikan FAQ

Jika anda ingin mengonversi penjualan lebih cepat dengan konten anda, coba buatlah FAQ di media sosial tempat anda biasa memasarkan produk anda.

FAQ
FAQ

Fokuslah pada kata kunci seputar pertanyaan yang mungkin ditanyakan orang. Dengan begitu, website atau media sosial anda akan mendapatkan traffic yang lebih baik dan terfokus hanya ke situs anda ketika mencari sebuah produk yang berdekatan dengan produk anda. Hal ini juga akan membuat perjalanan pelanggan untuk membeli barang lebih singkat.

 

7. Lebarkan Sayap Digital Marketing melalui Banyak Channel

Saat ini orang lebih banyak menghabiskan waktu secara online dan di berbagai platform digital. Cobalah untuk membuat konten yang sama di berbagai platform, sehingga pesan anda akan sampai ke pelanggan.

Digital Marketing
Digital Marketing

Anda harus dapat memberikan pesan yang konsisten, baik pada waktu maupun jumlah post, sehingga pesan anda mudah diingat oleh pelanggan. Buat strategi pemasaran ini di beberapa titik seperti situs web, aplikasi seluler, media sosial, dengan konten yang menarik.

8. Buat Alur Pembelian yang Mudah

Tidak peduli bagaimana cara anda membawa orang untuk mampir ke situs web anda atau saluran digital lainnya, anda harus membuat pengalaman sesederhana mungkin, sehingga mereka lebih mungkin untuk membeli produk anda.

Alur Pembelian yang mudah
Alur Pembelian yang mudah

Ini adalah cara paling efektif untuk mendapatkan konsumen yang dikacaukan oleh pandemi saat ini, karena banyak perusahaan berubah menjadi pasar langsung ke konsumen.

Anda harus fokus untuk menciptakan pengalaman yang membuat mereka melalui proses pembelian tanpa kesalahan atau kebingungan. Ini biasanya melibatkan navigasi sederhana dan layanan populer.

9. Buatlah Database Pengunjung

Tidak peduli seberapa luar biasa situs web atau media sosial anda, akan ada beberapa pengunjung yang tidak bisa atau tidak akan membeli dengan cepat produk anda.

Database
Database

Untuk pelanggan tersebut, anda harus menciptakan sebuah database, untuk tetap berhubungan atau berbagi informasi kepada mereka, seperti melakukan kampanye mendaftarkan email gratis produk anda.

Kemudian anda dapat menindaklanjuti data tersebut dan mudah-mudahan mengubahnya menjadi pelanggan setia setelah mereka memiliki sarana untuk membeli.

10.Tentukan Langkah Selanjutnya dengan Analisa Data Pelanggan

Sulit bagi usaha kecil untuk mengetahui dengan tepat apa yang harus dilakukan di tengah ketidakpastian. Akan tetapi anda dapat menghasilkan hipotesis dan kemudian menguji hipotesis itu untuk melihat mana yang paling cocok untuk bisnis anda dengan mengumpulkan data dan menggunakan analisa tentang kunjungan situs web, penjualan, atau metrik apa pun yang paling penting bagi bisnis anda.

Analisa Pelanggan
Analisa Pelanggan

Kemudian anda dapat membuat sebuah strategi yang dapat mengikat mereka di kala masa sulit seperti saat ini. Anda harus mencoba hal-hal baru pada tingkat prototipe kecil. Setelah anda menerima banyak ide, anda dapat melakukannya sehingga program anda tepat sasaran.

Yayuk Umaya Penulis di www.milenialdigital.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *