Yayuk Umaya Penulis di www.milenialdigital.com

Pasarkan Produkmu dengan Key Opinion Leader

3 min read

Key Opinion Leader
Key Opinion Leader
Key Opinion Leader

Melalui artikel ini saya akan mencoba membahas sedikit tentang KOL (key opinion leader) sebenarnya apa itu KOL? Sederhananya, KOL adalah sosok individu yang ide, pikiran, dan kata-katanya dipercaya oleh sekelompok orang yang pasti dapat mempengaruhi orang-orang dalam sirkulasi KOL.

Maksudnya bagaimana? memengaruhi seperti apa? Jadi, melalui KOL orang-orang yang mengikuti KOL tersebut akan memiliki perubahan pendapat ataupun sikap terhadap sesuatu. Termasuk salah satunya adalah produk Anda.

Berbicara tentang KOL di bidang digital marketing, tentu saja saat ini telah banyak diterapkan dalam kegiatan branding atau pemasaran. Dalam upaya mempengaruhi atau mengubah persepsi konsumen sehingga mereka memiliki pemikiran atau sikap yang kita inginkan. Sehingga, mereka memiliki kecenderungan untuk membeli produk kita.

Contoh sederhana yang biasanya kita lihat di media konvensional adalah iklan pasta gigi yang menggunakan sosok seorang professional kesehatan gigi sebagai KOL, di mana dokter merekomendasikan pasta gigi karena berdasarkan hasil penelitian klinis zat yang terkandung dalam produk pasta gigi dapat membantu melindungi dan meningkatkan gigi kita, akibatnya konsumen tentu memercayai sosok dokter yang memang ahli di bidangnya, maka kita membeli dan menggunakan produk ini karena secara klinis dianggap menguntungkan untuk gigi kita.

Karena sekarang kita membahas KOL di media digital, apa sih bedanya? pada kenyataannya, secara kontekstual, tidak ada yang berbeda, karena kembali ke tujuan utama KOL adalah menjadi pemimpin opini dalam suatu kelompok (lingkaran) untuk mempengaruhi (meng-influence) baik dalam sikap maupun perilaku mereka.

Jika kita melihat tren media sosial saat ini, kita dapat mengatakan bahwa mereka memiliki peran besar dalam kegiatan branding dan pemasaran suatu merek, dan tidak jarang merek yang masuk ke media digital menggunakan KOL dalam upaya menciptakan virus dan dari mulut ke mulut di antara para netizen.

Paling sering kita melihat banyak akun “bermerek” pribadi, akun anonim, bahkan sampai pada titik di mana penggemar atau pengikut sendiri merupakan bagian penting dari pembentukan opini publik dan viral di media sosial. Sekarang berencana menggunakan KOL di media sosial? mungkin beberapa poin penting ini bisa menjadi wawasan tambahan sebelum anda menggunakan jasa KOL, yakni:

1. Siapa Audiens-mu?

Auidens
Audiens

Hal yang paling mendasar sebelum menentukan KOL tentu saja mengenali siapa netizen yang kalian targetkan dan apakah memiliki kesamaan dengan target pasar kalian. Nah, tentu saja ini perlu dilakukan terutama untuk menentukan siapa sosok KOL yang dianggap cocok untuk memasuki lingkaran tertentu yang ingin kita dekati sehingga lebih efektif dalam mempengaruhi, biasanya paling mudah untuk menemukan seseorang yang bukan hanya sesuai dengan merek atau produk kami tetapi juga memiliki minat atau minat yang sama, dan yang paling penting mereka dipuji dan dipuja oleh target marketing kalian.

2. Cari Tahu Latar Belakang KOL

Seach Latarbelakang KOL
Seach Latarbelakang KOL

Ketika kita telah menetapkan angka KOL, lebih baik bagi kita untuk melakukan pemeriksaan latar belakang pada KOL. Yang paling sederhana adalah melihat sosok pribadinya dan rekam jejak di media sosial dari sisi positif dan negatif, bukan karena publik yang cenderung menilai secara negatif akan berdampak pada merek kami nanti.

Lebih jauh, jika dia pernah menjadi KOL sebelumnya, jika dia mencoba, jangan sampai kita menggunakan KOL yang telah digunakan oleh merek pesaing. Jauh di luar itu saya pikir jumlah penggemar atau pengikut juga menjadi perhatian utama untuk menciptakan viral maksimum di media sosial.

3. Perhatikan Tier KOL

Tier KOL
Tier KOL

Berbicara tentang penggunaan KOL di media sosial, tentu saja ada karakteristik tertentu yang dapat digunakan. Ada tokoh publik yang biasanya didominasi oleh seniman yang memiliki penggemar besar, ada tokoh profesional yang telah berhasil membangun merek pribadi mereka di media sosial, akun anonim yang biasanya disebut juga buzzers, sehingga penggemar dan pengikut kami cukup aktif dan menonjol di antara para penggemar dan pengikut lainnya. Jika ditanya yang mana yang lebih efektif? jawabannya tentu saja kembali kepada siapa audiens kalian dan siapa yang KOL gunakan, karena jika anda berbicara tentang karakteristik KOL semuanya baik selama itu tepat sasaran.

4. Konten Adalah Segalanya

Content
Content

Sebagus apapun seorang KOL, mereka hanyalah jembatan yang menengahi antara kalian dengan target pasar yang telah ditargetkan. Sebagai sebuah merek, tentu saja kalian harus menyiapkan konten yang menarik untuk KOL, dalam hal ini pesan apa yang akan dikirimkan ke target pasar kalian.

Tentunya konten yang kalian siapkan harus menarik dan membuat orang menjadi penasaran. Sehingga pada akhirnya mereka akan bergerak (push to act) apakah itu balasan, komentar, retweet, atau apa pun itu.

Sekarang jangan lupa bahwa konten yang dibagikan juga harus disertakan dengan tautan tertentu yang dapat mendorong orang untuk berbuat lebih banyak. Misalnya, mengarahkan ke halaman arahan di mana orang dapat membaca posting, berpartisipasi dalam program, konten basis data, menonton video, atau kegiatan lainnya. Karena kembali untuk tujuan awal KOL untuk mengarahkan masyarakat untuk bertindak (beraksi) tidak hanya terbatas pada tingkat pemikiran.

5. Mission Conversation & Viral

Mission Conversation & Viral
Mission Conversation & Viral

KOL di media digital tentu saja selalu dituntut untuk viral. Namun selain hasil akhir yakni penjualan atau awarness yang diharapkan, seorang KOL juga harus mampu melakukan perubahan pola pikir dan perilaku. Hal ini melalui misi yang menciptakan percakapan dan juga hashtag yang penting untuk diperhatikan.

Jadi, perlu untuk mempertimbangkan salah satu konten yang dilemparkan ke publik dapat membuat percakapan dua arah. Sehingga, komunikasi menjadi lebih efektif dan jangan lupa untuk menggunakan tagar sehingga konten anda bisa lebih viral.

Jadi begitulah cara memasarkan produk menggunakan bantuan KOL. Ingat bahwa KOL bukanlah kunci utama dalam meraih awarness dan tingkat penjualan, tapi strategi marketing dan konten yang berkualitas yang akan mengumpulkan perhatian massa terhadap produk anda.

Yuk mulai mencari KOL pilihan!

Yayuk Umaya Penulis di www.milenialdigital.com

One Reply to “Pasarkan Produkmu dengan Key Opinion Leader”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *